Pengamen & Pedagang Buah

Aku barusan baca berita di kompas mengenai anak kecil yang berprofesi sebagai pengamen di stasiun. Aku jadi sedih bacanya. Anak-anak kecil itu, yang harusnya di malam hari belajar malah harus mengamen karena kedua orang tuanya tidak bekerja. Anak sekecil itu, yang berumur 7 dan 9 tahun (dalam kompas yang diwawancara anaknya umur segitu), harus jadi tulang pungung keluarga.😦 Dan mereka senang bisa membantu kedua orang tuanya.

Saat ditanya cita-cita mereka hendak jadi apa, salah satunya menjawab dia ingin jadi pedagang buah yang punya lapak sendiri.

Ha? Pedangang buah? Kenapa nggak pengen jadi dokter, pilot ato insinyur (jadul banget insinyur)? Apakah karena anak itu sudah merasa tidak mampu duluan dari segi ekonomi? Tapi apa anak itu berpikir jadi pedagang buah sudah merupakan cita-cita yang tinggi? Mohon maaf. Mungkin aku terdengar seperti merendahkan profesi pedagang buah. Tapi sungguh, bukan itu maksudku.

Gusman pernah bilang, “Cita-cita itu harus digantung setinggi langit.”. Dan itu benar.. Anak sekecil itu harusnya dipenuhi mimpi2 yang lebih tinggi… Lagipula, anak sekecil itu harusnya cuma mikir main dan belajar. Bukannya ngamen malem-malem di stasiun. Aduh…. Mirisnya hatiku….😦

Kehidupan ini keras ya.. Aku bukan orang hebat yang bisa nyekolahin mereka ato apa. Aku belum mempunyai kemampuan untuk itu. Aku bantu sejauh yang aku bisa saat ini. Semoga anak-anak  yang bernasib sama seperti mereka bisa terbantu walau hanya sedikit.. Untuk teman-teman yang membaca tulisan ini, bantu mereka juga yuk..🙂

 

*tulisan ini terinspirasi dari sini

4 thoughts on “Pengamen & Pedagang Buah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s