Perempuan VS Mengantri

Semalem ada kejadian gini.

Aku dan Gusman lagi di mini market dekat kos kami. Gusman yang antri di kasir.  Selesai membayar, gusman bilang, “Ndut..ndut.. Tau nggak? Ibu-ibu yang antri dibelakang itu tadinya nyerobot antrian ke depanku. Tapi pas dia lengah aku serobot lagi aja.”.😀

Aku jadi ingat, beberapa hari yang lalu aku pernah bertanya pada Gusman. Apakah benar perempuan itu lebih nggak bisa antri daripada laki-laki? Untuk pembaca yang perempuan, jangan sewot dulu. Karena aku pun perempuan.🙂

Sering rasanya aku mendengar orang cerita (dan ada beberapa kali aku alami sendiri), “Itu tuh… Ibu-ibu depan gw tadi nyerobot!! Nyebelin banget. Ketawa-ketawa lagi!!”. Ato celetukan di antrian, “Mbak!! Antri dooong!”. Ato, “Neng! Antrinya tu dari belakang!”. And so on.. Kata-kata “mbak”, “bu” dan “neng” lebih sering terdengar dibandingkan “mas”, “pak” ato “om”.*jujur, saya lebih sering denger kata “ibu-ibu”*

Beberapa hari yang lalu temen aku ada yang masang status di YM-nya juga mengenai antri ini. Kira-kira begini bunyinya, “Mengantri adalah hal yang diajarkan waktu kecil tapi sayang banyak yang belum bisa.”. *buat yang punya status, CMIIW ^^*

Well, terlepas dari apapun jenis kelaminnya, diserobot waktu lagi antri tuh memang hal yang sangat menyebalkan. Apalagi kalo kita uda antri yang panjang dan lama. Berasa pengen ngejatuhin ulekan ke jempol kaki yang nyerobot nggak sih? Bikin mikir juga, apa sih susahnya mengantri?

an·tre /antré/ 1 v berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran (membeli karcis, mengambil ransum, membeli bensin, dsb); 2 n antrean;
meng·an·tre v berdiri dl deretan memanjang sambil menunggu giliran untuk dilayani mengambil (membeli dsb) sesuatu;
an·tre·an n deretan orang, barang olahan, atau unit yg sedang menunggu giliran untuk dilayani, diolah, dsb;
peng·an·tre n orang yg mengantre;
peng·an·tre·an n proses, cara, perbuatan mengantre

sumber: KBBI

See.. Antri alias antre itukan cuma bendiri (bisa juga duduk) sambil nunggu waktunya di layani. Menurutku, dengan mengantri itu berarti kita menghargai orang yang datang lebih dulu. Menyerobot itu berarti egois. Aku yakin perempuan atopun laki-laki yang menyerobot tadi pasti juga akan sebal kalo dia diserobot.

Sekali lagi, terlepas dari jenis kelamin, ini bukan berarti aku bilang kalo aku nggak pernah nyerobot antrian. Dengan malu, aku mengaku bahwa aku juga dulu pernah menyerobot antrian. Tapi sekarang sepengetahuan aku sih udah nggak pernah lagi (moga-moga nggak pernah nyerobot tanpa sadar..). Kapok. Karena dulu aku pernah diserobot antrian di 21 dan jadi nggak kebagian tiket gara-gara itu trus kesel setengah mati. Since then, aku selalu antri dengan tertib. Nyerobot? NO WAY!!!!!

Tapi apa iya sih, perempuan lebih nggak bisa antri daripada laki-laki?

8 thoughts on “Perempuan VS Mengantri

  1. hahahahahahah….
    kemaren meliat dengan kepala sendiri teman2 menyerobot antrian teman sendiri -_-”

    see… dua orang pelakunya, cowok dan cewek masih muda lagi (majikan ma tangan kanan) :p

    *tapi kok aku yang sewot yah ^^
    **soalnya jadi korban juga, nunggunya lebih lama

  2. selama ini sih..kalo diserobot orang lain ya selalu negor orgnya😀
    *pasang default muka jutek juga bisa bikin org mundur teratur buat nyerobot.. :D*

  3. Mengingatkanku akan ketertiban disini. Kan ada bis gratis ke mall tuh, walaupun di halte nya ga ada tulisan silahkan antri, tapi orang2 nya sadar diri semua, ngejajar bikin barisan (saking panjangnya kadang ada yang ga ngeh…posisi paling belakang dimana). Begitu pulang ke indo…ngomel2 karena dah cape2 antri suka diserobot orang T_T.

  4. Hooo, aku kalo antri diserobot langsung nyolot😀 Yang jadi masalah, di Indonesia itu kebanyakan antriannya kadang ga jelas. Barisan paling depan satu baris, di belakang bisa jadi 3 baris -_- Salut ma Korea untuk yang satu ini🙂

  5. nah itu.. pertanyaannya, kenapa di indonesia banyak orang yang suka menyerobot antrian?

    kalo tu orang baru mau nyerobot antrian sih ok bisa dikasih muka jutek. tapi gimana kalo kita diserobotnya pas kita lengah? nunggu dia lengah trus salip balik kayak si gusman? diemin aja? atoo colek dan usir dia dari barisan?😀

  6. hooh paling sebel klo d serobot antriannya…
    tapi ya hampir sama kayak yang alief bilang, walo d serobot, aku biasanya gak negor sih.
    mungkin aja tuh orang ada keperluan lain yang lebih mendesak… *pengalaman antri d bioskop gak itung y mba ti :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s