Mari Kita Berkomunikasi

Alhamdulillah…

Aku bersyukur sekali aku dan Gusman mempunyai komunikasi yang baik. Sebagaimana dua orang yang berpacaran, masalah perbedaan pendapat dan teman-temannya itu pasti ada. Dan sejauh ini, alhamdulillah ya Allah, kami telah berhasil mengatasi segala masalah dan perbedaan yang ada.

Aku pikir semua itu bisa kami atasi dengan komunikasi yang baik. Aku dan Gusman selalu mencoba menyampaikan apa yang dipikiran mengenai apa yang kami rasakan, baik itu bersangkutan dengan satu sama lain, peristiwa A, masalah B maupun perbedaan C. Pokoknya diomongin sampe tuntas.

Komunikasi yang dilakukan juga terkadang nggak bisa mulus. Biasanya sih karena cara penyampaian yang kurang baik. Jadinya kalo nggak bikin tambah emosi ya bikin yang satunya pengen ngomel karena gemes nggak ngerti maksud yang diomongin ini apa sih..

Dari pengalaman aku yang kurang pintar ngomong dan sering bikin Gusman kesel ini, kalo mau menjelaskan segala sesuatu lebih baik to the point, pelan-pelan, nggak usah pake metafora dan ngomongnya nggak pake emosi. Setelah bolak-balik menemui kesalahan selama proses berkomunikasi dengan Gusman, itulah yang terbaik caranya. Paling tidak untuk aku. ^^

Semoga ke depannya kami tetap bisa rukun walau kadang sebel-sebalan juga dan tetap bisa berkomunikasi dengan baik. Amin..🙂

3 thoughts on “Mari Kita Berkomunikasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s