The Sianturis

Awalnya, untuk lebaran tahun 2010 ini, aku akan melewatkan lebaran di Padang, kampung halaman suami. Tapi karena harga tiket pesawat yang kebangetan, rencana berubah, kami lebaran di Jogja.

Lebaran kali ini lebaran pertama yang kami (aku dan seluruh keluarga besar dari bapakku, The Sianturi Family) tanpa mbah tersayang kami, alm. Mbah Uti. Biasanya sih tiap tahun kami selalu berkumpul di tempat mbah ingin menghabiskan waktunya selama lebaran. Dan karena mbah udah meninggal, bapak dan om tanteku tetap ingin kumpul-kumpul pas lebaran. Untuk tahun 2010 ini, ditentukan lebarannya di Jogja. Jadi semmmuuaaa keluarga tinggal di rumahku yang kecil itu😀.

Aku dan Gusman datang pertama. Keluarga lainnya memilih datang pada malam takbiran. Perlu diketahui, tiap tahun setiap cewe di The Sianturis kebagian tugas sebagai asissten koki. Koki utamanya tanteku, aku memanggilnya dengan nama Bu Eseh. Tugas koki adalah ngerajang bumbu-bumbu, ngulek, nggoreng, bungkusin lemper dan yang paling utama adalah marut kelapa. Oh, how I hate the last job! Dan semmmmuanya harrrruuuusss dilakukan sesuai dengan standarnya tanteku. Mana assisten yang lain belom pada dateng. Tapi ternyata oh ternyata, ada bantuan yang luar biasa tahun ini. Ada Gusman! Gusman menawarkan bantuan untuk marut kelapa! Dan, dia dinobatkan sebagai assisten parut kelapa yang paling hebat yang pernah ada ternyata! Nggak nyangka suamiku pinter marut kelapa..😄 Di tahun ini menu untuk lebarannya yang dimasak sendiri adalah lontong, opor ayam, sambel goreng ati, kalio daging yang akhirnya menjadi rendang, lemper daging dan lemper abon. Rendang adalah menu baru di rumah. Ibu bikin demi menantunya yang orang Padang. ^^

Di hari lebarannya sih dari tahun ke tahun sama aja. Pagi-pagi semua orang jalan kaki dan shalat Ied di masjid deket rumah dan pulang dengan menggunakan jalur yang berbeda. Trus salam-salaman di rumah. Lanjut dengan makan lontong opor. Dan silaturahmi ke keluarga yang di Jogja. Istimewanya lebaran tahun ini, sepupuku Nina ulang tahun. Jadilah kamu rombongan lenong The Sianturis ini ditraktir makan malam ma dia.😀

The Birthday Girl

Dinner di traktir Nina

Hari kedua lebaran personel lama dan baru dari The Sianturis (baru = para menantu) foto keluarga lagi lalu silaturahmi ke Magelang. Foto keluarga seru banget. Yang personel cowo pada protes karena mereka harus pake bedak lagi diluar nikahan anggota keluarga demi hasil yang bagus waktu foto. Hahahaha.. *untuk hasil fotonya diupload kemudian, belom jadi soale*

Ibu-Aku-Dian mejeng di depan studio foto

Hari lebaran ketiga nih yang seru. Aku dan Gusman  ke pasar Bringhardjo di siang bolong. Keputusan yang kami sesali. Kenapa? MACET!!! Udah macet, panas pula.. Tapi sempet foto-foto sih…😀

Mejeng di Malioboro

Hari berikutnya, The Sianturis muda dan para menantu pada jalan-jalan ke Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko. Kenapa ke Prambanan? Karena adek perempuanku dan suamiku belom pernah ke Prambanan. Sedihnya.. Trus karena di Prambanan di tawarkan wisata Prambanan-Ratu Boko, sekalian aja deh. Gratis kendaraan PP Prambanan-Ratu Boko pula. Sedap.. Tapi sayang, pas masuk ke dalam salah satu candi di Prambanan, baunya pesssiinngg… Ihhh… Jadi cuman 1 deh yang dimasukin. Males aja masuk disambut dengan bau pesing. Puas keliling prambanan, kami cabut ke Ratu Boko. Di sana kami semua sibuk foto narsis. Kikikikiki… Tapi ternyata komplek candi Ratu Boko luas banget ya bok? Capek jalannya… Mana keburu kena Hujan lagi. Jadi kurang puas deh kelilingnya..

Foto-foto di Prambanan

Di depan kompleks Candi Prambanan

Berteduh di samping candi

Foto-foto di Ratu Boko

Mejeng di depan Gerbang Ratu Boko

Cover Boy & Cover Girl😀

1 Cowo & 4 Cewe?

Aku & Yoga

Mejeng lagi😀

Malemnya sebagian The Sianturis tua + muda + menantu, menikmati kerennya Sendratari Ramayana. Kami beli tiket yang paling murah, tiket seat kelas 2 yang harganya Rp 100.000. Mahal ya? Harga lebaran ternyata.. Biasanya sih Rp 75.000. Kemaren kami dapat diskon 10%. Mungkin diskon tersebut berlaku untuk pembelian 10 tiket ke atas kali yah? Untuk yang nggak berasal dari pulau Jawa, nggak usah kuatir. Pertunjukannya hanya berupa tarian. Narasinya sendiri disampaikan dalam bahasa Inggris. Tersedia juga selebaran mengenai cerita pertujukan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Isi dari pertunjukannya sih kisah singkat mengenai perjalanan Rama dan Shinta. Menurut legenda Jawa tentunya.

Untuk temen-temen yang sedang di Jogja dan mau nonton sendratari Ramayana, biasanya sendratari Ramayana itu diadakan pas bulan purnama. Seatnya tersedia kelas VIP, I dan II. Kalo nggak sayang buang uang, mending nonton yang VIP sih. Seatnya mantep. Pas di depan panggung. Kalo mau posisi mantap tapi nggak terlalu mahal pilih seat kelas I. Tapi kalo mau yang paling murah ya kelas II. Untuk tiket bisa di booking dulu via telp ke +62 274 496408.

Jadi itulah The Sianturis selama lebaran 2010 ini. ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s