Bahasa Gaul a.k.a Bahasa Prokem

Prakata

Aku dan teman-teman kantorku punya forum chatting di GTalk yang aktif. Topiknya macem-macem setiap harinya. Kapan-kapan aku akan cerita tentang forum asik/nggak jelas ini.

Yang ingin aku ceritain sekarang adalah topik pembicaraan siang ini. Bahasa gaul Indonesia tahun 1980. Thanks to Anggri yang pertama kali ngebahas ini dan ternyata jadi pengusir ngantuk dan bikin ketawa-ketawa hepi.

Latar Belakang

Istilah bahasa gaul dicipta pada hujung 1990-an yang mana perkataan “gaul” membawa erti sosial atau bergaya. Sebelum ini pernah terbitnya istilah bahasa prokem pada awal 1980-an yang bermaksud bahasa samseng. Prokem ialah bentuk slanga perkataan preman yang berasal dari bahasa Belanda. (Wikipedia)

Buat kamu-kamu yang tinggal di jabodetabek pasti taulah bahasa prokem itu apa…. *yang ngacung ketauan tuanya, yang nanya juga T_T*

Well, ok. Mungkin kamu ngga tau nama bahasanya, tapi tau bahasanya. Tau kan istilah nyokap, bokap, doi. Nah itulah contoh bahasa prokem. Entah siapa yang pertama kali menciptakan bahasa ini.. 30 tahun sudah berlalu dan masih aja dipake sampe sekarang.

Nah mengenai sejarah bahasa prokem ini pernah aku baca di buku sejarah 30 tahun Prambors Rasisonia. Disitu ditulisin bahwa grup Warkop, yang pada saat itu masih jadi penyiar radio Prambors ikut mempopulerkan bahasa prokem. Ditulisin juga rumusnya bahasa prokem tu gimana. Dan, soal rumus-rumus ini ada juga di wikipedia.

 Isi

Cara mengembangkan bahasa prokem itu ada beberapa cara. Dan yang menurutku paling menarik itu rumus pembentukan kata bokap, nyokap dan pembokat.

Menyingkat menjadi tiga huruf pertama sampil menyisip -ok- selepas huruf pertama (berakhir dengan konsonan terdekat jika huruf ketiga adalah vokal). (Wikipedia)

Rumus diatas sesuai untuk pembentukan kata bokap (bapak + ok), *maaf* boker (b*r*k + ok) dan gokil (gila + ok). Tapi gimana untuk pembentukan kata pembokat, nyokap, doku? Contoh kasus:

  1. Pembokat berasal dari pembantu + ok. Tapi kata asal yang dipake nggak cuman 3.
  2. Nyokap berasal dari kata nyak + ok. Kalo dari rumus di wikipedia harusnya jadi nyokat bukan?
  3. Doku berasal dari kata duit + ok. Huruf dari kata asal yang dipake cuman 2, d dan u.

Setelah iseng nyorat-nyoret, kesimpulan saya rumus yang bener untuk kasus pertama dan kedua itu gini.

Kata “ok” disisipi di sebelum huruf vokal pertama. Dan untuk akhirannya gunakan vokal pertama dan vokal kedua atau konsonan setelah vokal pertama.

Mengenai kasus kedua, aku masih nggak ngerti. Kenapa nyak→nyokap dan bukannya nyak→nyokak? Benarkan kata anggri yang bilang supaya berima dengan bokap?

Sedangkan untuk kasus ketiga, aku juga masih bingung. Kalo ngikutin rumus yang aku tulisin sebelumnya harusnya duit→dokui bukannya duit→doku. Kalo alasannya biar nyebutnya enak. Kenapa t*i→tok*i dan bukannya t*i→t*oka?

Oh iya, nyadar nggak? Kalo kata prokem sendiri itu juga pengembangan dari bahasa gaul. Preman + ok.😀

Kesimpulan

Selain rumus yang udah disebutin di bab sebelumnya, untuk mengembangkan bahasa prokem kayaknya perlu feeling juga. Membingungkan. Sepertinya butuh diadakan penelitian lebih lanjut deh. Ada yang mau melanjutkan?

Referensi

5 thoughts on “Bahasa Gaul a.k.a Bahasa Prokem

  1. Hahaha.. niat sekali kamu mbak, sampai bikin satu posting begini😀

    Kata “ok” disisipi di sebelum huruf vokal pertama.

    Dengan kata lain, infiks “ok” disisipkan setelah fonem pertama.

    Kalo alasannya biar nyebutnya enak. Kenapa t*i → tok*i dan bukannya t*i → t*oka?

    Karena sudah sesuai dengan rumus di atasnya, t*i → t(ok)*i , serta sudah enak diucapkan (terdiri dari 2 suku kata).

    Sedangkan untuk kasus: bantu → b(ok)antu → bokat, terjadi pengecualian yang didasarkan pada konsensus masyarakat gaul pada jamannya =)) hahaha..

  2. bok,
    saking ngantuknya, gw klik link anggri tanpa sadar..pas melek beneran trus bengong, ini ngapain ada wikipedia di depan muka, kapan gw bacanya..hihihihi

    PR nih buat lo, kalo ‘mertoku’ rumusnya bijimana tuh?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s